Bupati Maesyal Tegaskan Komitmen Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Tangerang

Bupati Maesyal Tegaskan Komitmen Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Tangerang

Dery20
By Dery20

TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pernyataan tersebut disampaikan Maesyal saat membuka kegiatan Ngeriung Maesyal (NGEMAS) yang dirangkaikan dengan dialog bersama masyarakat dan kelompok tani di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Jumat (8/5/2026).

Dalam sambutannya, Maesyal menegaskan pembangunan sektor pertanian akan terus didorong melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, hingga pengembangan infrastruktur pendukung pertanian.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian,” kata Maesyal.

Ia menjelaskan, kegiatan NGEMAS mengusung konsep “ngariung” atau berkumpul bersama sebagai bentuk kearifan lokal yang menitikberatkan pada kebersamaan, musyawarah, dan silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan pertanian di lapangan.

“Kita kumpul bersama dalam rangka ngariung bersama para kelompok petani dan masyarakat. Kami dari pemerintah daerah, dinas terkait, camat dan unsur muspika ingin membangun komunikasi langsung terkait kebutuhan para petani agar lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Maesyal menilai sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Karena itu, penguatan sektor tersebut disebut sejalan dengan program Astacita Presiden RI yang menitikberatkan pembangunan dari bawah.

“Pembangunan pertanian harus terus didorong untuk mempercepat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat dari desa dan kecamatan sehingga mampu meningkatkan pendapatan para petani,” katanya.

Ia juga memastikan pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah menyiapkan berbagai program bantuan bagi kelompok tani pada 2026. Bantuan tersebut meliputi penyaluran benih, bibit, pupuk, sarana penunjang pertanian hingga bantuan beras untuk intervensi masyarakat rentan rawan pangan.

 

Menurut dia, sebagian bantuan bahkan telah mulai disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk stimulan agar kelompok tani semakin produktif dalam bercocok tanam maupun beternak.

“Bantuan dari pemerintah daerah ini diharapkan mampu merangsang kelompok tani agar lebih produktif sehingga pendapatan masyarakat juga ikut meningkat,” jelasnya.

Dalam dialog tersebut, sejumlah petani turut mengusulkan bantuan bibit tanaman seperti jahe, bawang, tomat, dan cabai. Menanggapi hal itu, Maesyal memastikan usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama OPD terkait untuk direalisasikan secara bertahap.

“Inilah yang menjadi bahan bagi kami untuk memberikan perhatian terhadap usulan kelompok tani. Mudah-mudahan harapan para petani bisa direalisasikan secara bertahap,” ucapnya.

Di akhir kegiatan, Maesyal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

“Mari kita terus memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Maesyal juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta bantuan simbolis berupa bibit, pupuk, dan traktor kepada kelompok tani.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *