TANGERANG – Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia yang jatuh pada Kamis, 29 Oktober 2026, RSUD Tigaraksa menggelar penyuluhan kesehatan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya stroke, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung di ruang tunggu pendaftaran RSUD Tigaraksa Hari kamis (29/10/2026). menghadirkan dr. Rindayu Ambarsih sebagai narasumber. Dalam penyuluhannya, masyarakat diberikan edukasi mengenai faktor risiko stroke, tanda-tanda awal yang perlu diwaspadai, hingga pentingnya penanganan medis secara cepat untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para pengunjung terlihat antusias mengikuti setiap sesi, termasuk aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait gejala, pencegahan, maupun penanganan awal stroke. Antusiasme tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan memperoleh informasi medis yang akurat.
Melalui kegiatan ini, RSUD Tigaraksa berharap edukasi kesehatan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. Dengan mengenali gejala stroke sejak dini serta menerapkan pola hidup sehat, risiko terjadinya stroke diharapkan dapat ditekan.
RSUD Tigaraksa juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda awal stroke dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.
“Kenali gejalanya, cegah risikonya, selamatkan nyawa.”



