JAKARTA — Ketua Dewan Pengawas Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER), Farida Dwi Cahyarini, dipercaya menjadi salah satu juri dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital yang diselenggarakan oleh detik.com.
Keterlibatan tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata LPER dalam mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Farida mengungkapkan, keterlibatannya sebagai dewan juri berawal dari rekomendasi internal LPER. Ia dihubungi melalui Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan LPER, Eka Mardianti, yang diminta pihak penyelenggara untuk memberikan kontak dirinya.
“Alhamdulillah, saya dipercaya menjadi salah satu dewan juri dalam rangkaian penjurian yang telah selesai. Peserta mencapai 529, terdiri dari institusi tingkat provinsi, kabupaten/kota, puskesmas, UMKM, mitra pendorong digital seperti perbankan, pos di wilayah terluar, sekolah, hingga individu penggerak digital,” ujar Farida.
Menurut Farida, ajang ini menjadi refleksi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat konektivitas digital nasional. Ia menilai, digitalisasi telah menjadi faktor kunci dalam mendorong kemajuan masyarakat di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.
Malam penganugerahan Apresiasi Konektivitas Digital digelar pada 17 April 2026 dan dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses dan kualitas infrastruktur digital di seluruh Indonesia.
Farida yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika periode 2014–2018 menambahkan, peningkatan literasi digital menjadi aspek yang tidak kalah penting dari pembangunan infrastruktur.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal LPER, Sekaligus Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia UNIPI Tangerang Prof. Francisca Sestri, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Farida dalam ajang tersebut. Ia menilai, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi LPER yang saat ini diperkuat oleh empat guru besar baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Literasi digital sangat penting agar generasi saat ini dan mendatang mampu memanfaatkan teknologi informasi secara cerdas, produktif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai etika,” katanya.
Ia menegaskan, LPER akan terus berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi era digital, termasuk melalui program edukasi dan penguatan ekonomi berbasis teknologi.
Ajang Apresiasi Konektivitas Digital sendiri menjadi salah satu upaya strategis untuk mengapresiasi berbagai pihak yang berperan aktif dalam memperluas akses digital serta mendorong inovasi di berbagai sektor di Indonesia.
(San)