Bina Marga Kabupaten Tangerang Perkuat Sinergi dengan BBWS dalam Penanganan Banjir Cidurian

Bina Marga Kabupaten Tangerang Perkuat Sinergi dengan BBWS dalam Penanganan Banjir Cidurian

By Dery20

TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat koordinasi lintas kewenangan dalam upaya penanganan banjir, khususnya di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidurian. Hal ini mengingat karakteristik wilayah Kabupaten Tangerang yang berada di bawah dua kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), yakni BBWS Ciliwung–Cisadane (C2) dan BBWS Cidanau–Ciujung–Cidurian (C3).

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa kondisi tersebut menuntut koordinasi yang intensif dengan instansi vertikal, terutama dalam menyinkronkan program dan langkah penanganan banjir.

“Kami terus menyampaikan program-program yang menjadi kewenangan bersama, termasuk hasil survei serta langkah-langkah yang telah dilakukan. Hal ini penting agar masyarakat mengetahui bahwa pemerintah hadir dan bekerja,” ujar Iwan. (15/01/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap berkolaborasi dengan BBWS C3, baik melalui program kegiatan maupun dukungan anggaran sesuai dengan kewenangan masing-masing. Meski demikian, Iwan mengakui bahwa hasil penanganan belum dapat dirasakan secara maksimal dalam waktu singkat.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal seperti BBWS, serta dukungan aparat keamanan, penanganan banjir di Desa Pasir Ampo dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat dilakukan secara bertahap, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai BBWS Cidanau–Ciujung–Cidurian (C3), Dedi Yudha Lesmana, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan penanganan darurat dengan memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk optimalisasi sisa anggaran serta kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala.

“Kami akan melakukan penanganan jangka pendek seperti pengerukan, normalisasi, serta perbaikan tanggul yang mengalami kerusakan. Untuk penanganan permanen Sungai Cidurian, kami juga tengah mengupayakan mekanisme penganggaran dan proses pelelangan agar dapat segera direalisasikan,” jelas Dedi.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan bahwa BBWS C3 telah mengusulkan penanganan menyeluruh terhadap Daerah Irigasi Cidurian melalui program jangka panjang. Usulan tersebut disertai langkah-langkah sementara sebagai upaya mengurangi dampak banjir yang saat ini masih dirasakan oleh masyarakat.

 

(ADV)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version