Yaya Amsori: Kolaborasi Polri dan Masyarakat Wujudkan Infrastruktur yang Bermanfaat

Dery20
By Dery20

TANGERANG — Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Pekong, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Peresmian jembatan yang berlangsung pada Kamis (13/8/2026) tersebut turut mendapat apresiasi dari H. Yaya Amsori, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang sekaligus Wakil Ketua DPC Partai Demokrat.

Menurut Yaya, pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan gambaran nyata sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami mengapresiasi hadirnya pembangunan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Yaya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Tangerang dan Polsek Balaraja yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Terima kasih kepada Kapolresta Tangerang dan Kapolsek Balaraja atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kebutuhan masyarakat.Mudah-mudahan jembatan ini dapat dirawat bersama dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” katanya.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung arah pembangunan nasional melalui program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Keberadaan jembatan dinilai tidak hanya berkaitan dengan akses penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi warga. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan, perdagangan, maupun mobilitas sehari-hari.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Camat Balaraja, Kapolsek Balaraja, Kepala Desa Saga, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balaraja, serta tokoh masyarakat dan sejumlah unsur lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Yaya menegaskan, kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Semangat gotong royong dan kolaborasi seperti ini harus terus dijaga. Ketika semua unsur bergerak bersama, pembangunan akan lebih cepat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Pekong, Desa Saga, diharapkan menjadi contoh bahwa pembangunan berbasis kolaborasi dapat menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan masyarakat.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *