Wabup Intan Perkuat Kolaborasi Posyandu, Targetkan Zero Stunting di Kabupaten Tangerang

Wabup Intan Perkuat Kolaborasi Posyandu, Targetkan Zero Stunting di Kabupaten Tangerang

By Dery20

TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan balita melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan kerja sama Forum Kader Posyandu (FKP) Kabupaten Tangerang bersama Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci.Rabu (12/08/2026).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten Faizal, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Capt. Fikri Faiz, Director Governance and Relationship TMD LippoLand, Ketua Forum Bidan Kabupaten Tangerang Adhe, Sekretaris Camat Curug beserta jajaran Forkopimcam Curug, kader Posyandu, serta masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, Forum Kader Posyandu, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan anak di Kabupaten Tangerang.

 

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama antara kader Posyandu, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat harus terus kita kuatkan. Dengan bergerak bersama, berbagai persoalan kesehatan masyarakat akan lebih mudah kita atasi,” ujar Intan.

 

Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pemantauan tumbuh kembang anak, deteksi dini masalah kesehatan, pemberian edukasi kepada orang tua, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan pola hidup sehat.

 

Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang dinilai menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

 

“Jangan pernah merasa pengabdian yang dilakukan adalah pekerjaan kecil. Setiap anak yang tumbuh sehat, setiap orang tua yang mendapatkan edukasi, dan setiap masalah kesehatan yang dapat dideteksi lebih awal merupakan bagian dari kontribusi besar para kader dalam membangun masa depan Kabupaten Tangerang,” katanya.

 

Wabup Intan mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan hingga Juli 2026, masih terdapat anak yang terindikasi stunting di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Curug tercatat sekitar 448 anak terindikasi stunting, sedangkan di Kecamatan Kelapa Dua sebanyak 344 anak.

 

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat berbagai langkah kolaboratif guna menekan angka stunting, sekaligus mencegah munculnya kasus baru dan memastikan anak-anak yang telah terindikasi stunting dapat kembali tumbuh dan berkembang secara optimal.

 

“Kita terus berupaya maksimal dan memperluas cakupan target. Kita berharap sampai akhir masa jabatan, stunting bisa turun sampai zero stunting. Kalau bisa tidak ada kasus baru di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

 

Di akhir sambutannya, Wabup Intan berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu membawa Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang semakin sejahtera serta berdaya saing.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version