Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Galian Tigaraksa, Tim Penyelamat Temukan Korban di Kedalaman Lima Meter

Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Galian Tigaraksa, Tim Penyelamat Temukan Korban di Kedalaman Lima Meter

By Dery20

TANGERANG – Seorang remaja perempuan berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di danau bekas galian yang berada di belakang Alun-Alun Tigaraksa, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026).

Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang, insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ketika korban bersama tiga rekannya berenang di lokasi tersebut.

Keempat remaja tersebut diketahui masing-masing berinisial BS (19), KP (15), G (16), dan P (13). Saat berenang, korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai dan mengalami kelelahan hingga akhirnya tenggelam.

Ketiga rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan dan melakukan pencarian secara mandiri. Namun, karena korban tidak kunjung ditemukan, mereka meminta bantuan warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Tangerang.

Merespons laporan itu, Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang segera mengerahkan Tim Penyelamat dari Pos Damkar dan Penyelamatan Tigaraksa ke lokasi kejadian. Proses pencarian dilakukan bersama warga dengan menyisir area danau bekas galian.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di kedalaman kurang lebih lima meter, tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Saat dievakuasi, korban telah dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Tigaraksa oleh pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut, termasuk proses autopsi sesuai prosedur.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas berenang di danau bekas galian yang memiliki tingkat risiko tinggi. Orang tua juga diimbau untuk mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja serta menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version