Rektor UNIPI Dukung Veve Safitri, Munas III PERPINA Serukan Persatuan dan Inovasi Perempuan

Rektor UNIPI Dukung Veve Safitri, Munas III PERPINA Serukan Persatuan dan Inovasi Perempuan

By Dery20

Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) III Perempuan Pemimpin Indonesia (PERPINA) menghasilkan keputusan penting dengan kembali menetapkan Veve Safitri sebagai Ketua Umum PERPINA secara aklamasi. Forum yang berlangsung di FP One, Autograph Tower Lantai 28, Thamrin Nine Complex, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026), Momentum konsolidasi nasional perempuan pemimpin dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Munas dihadiri para Ketua DPD PERPINA dari seluruh Indonesia, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, serta sejumlah tokoh perempuan dari berbagai bidang profesi. Seluruh rangkaian sidang berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan hingga menghasilkan keputusan secara musyawarah mufakat.

Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tangerang, Prof. Dr. Francisca Sestri, yang juga anggota Dewan Penasihat PERPINA, memberikan sambutan mewakili Ketua Dewan Penasihat Prof. Anna Mariana yang berhalangan hadir karena masih dalam perjalanan dari Makassar.

Dalam sambutannya, Prof. Sestri menegaskan bahwa PERPINA memiliki peran strategis dalam melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa hingga tingkat global.

Ia menilai semangat persatuan yang tercermin dalam Mars PERPINA harus menjadi energi kolektif untuk memperkuat kepemimpinan perempuan di tengah berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan geopolitik dunia.

“Komitmen untuk bersatu dalam mewujudkan pembangunan bangsa serta memperluas kontribusi hingga tingkat global merupakan sebuah keniscayaan. PERPINA harus terus menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan pemimpin perempuan tangguh, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Prof. Sestri.

Sementara itu, dalam pidato perdananya usai terpilih kembali, Veve Safitri menyoroti kondisi dunia yang sedang menghadapi ketidakpastian akibat dinamika geopolitik dan tekanan ekonomi global.

Menurutnya, situasi tersebut justru menjadi momentum bagi perempuan Indonesia untuk mengambil peran lebih besar melalui penguatan kapasitas kepemimpinan, perluasan jejaring, serta pengembangan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

“Di tengah situasi global yang tidak baik-baik saja, PERPINA harus hadir sebagai kekuatan yang mampu memperkuat jejaring kepemimpinan perempuan, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk mewujudkan masa depan yang berkelanjutan,” tegas Veve.

Usai Munas, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertajuk “Women Leaders for Sustainable Future: Menguatkan Jejaring Kepemimpinan dan Inovasi Perempuan untuk Menuju Dunia Berkelanjutan”.

Forum tersebut menghadirkan para pakar dan praktisi nasional, di antaranya Ir. Thomas Sugiarto CFP selaku Co-Founder FP One Agency, Kelvin Sugiarto, Prof. Ir. Roy H.M. Sembel, MBA., Ph.D., CSA., CIB., serta Dr. Aviliani, S.E., M.Si., Komisaris Utama Bank Alo.

Munas III PERPINA tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan organisasi, tetapi juga menegaskan komitmen perempuan Indonesia untuk tampil sebagai penggerak perubahan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mengambil peran strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version