TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperingati Nuzulul Qur’an dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat sekaligus mendorong program keagamaan dan pendidikan di daerah.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai pengingat bagi masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagaimana tema yang kita usung yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman untuk meraih kemuliaan dunia dan akhirat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Maesyal.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tangerang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tangerang turut menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program Gema Ramadan serta kegiatan Tarawih Keliling.
Menurut Maesyal, program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” katanya.
Selain program sosial, Pemkab Tangerang juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Tangerang yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar daerah.
“Kami ingin memastikan generasi muda Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi demi masa depan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat yang kondisi ekonominya terbatas,” jelasnya.
Ia menambahkan, mulai 2026 pemerintah daerah akan memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Sekolah Tinggi Penerbangan serta universitas yang memiliki program studi kedokteran.
“Insyaallah mulai tahun 2026 ini masyarakat Kabupaten Tangerang yang berprestasi namun ekonominya terbatas bisa kuliah di Sekolah Tinggi Penerbangan hingga kelak menjadi pilot, ataupun menempuh pendidikan kedokteran hingga menjadi dokter. Mudah-mudahan ada putra daerah Kabupaten Tangerang yang menjadi pilot dan dokter dari keluarga sederhana,” ujarnya.
Di bidang keagamaan, Pemkab Tangerang juga terus memperkuat dukungan terhadap pondok pesantren melalui pembangunan fasilitas secara bertahap, termasuk pembangunan asrama serta peningkatan sanitasi di lingkungan pesantren.
“Hal ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan umara di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja, memimpin, dan melayani masyarakat.
“Insyaallah dengan nilai-nilai Qur’ani, Kabupaten Tangerang akan semakin religius, maju, dan sejahtera. Mari kita jaga kondusivitas daerah, memperkuat kebersamaan, serta mengisi bulan Ramadan dengan amal ibadah terbaik,”
(San)

