TANGERANG – Memasuki musim kemarau yang ditandai dengan meningkatnya suhu udara dan kondisi lingkungan yang lebih kering, Kapolsek Cisoka, Iptu Aditya Surya Sakti, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, baik di kawasan permukiman, lahan kosong, maupun area pertanian.
Menurutnya, cuaca panas yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir berpotensi meningkatkan risiko kebakaran apabila masyarakat kurang berhati-hati dalam beraktivitas.
“Musim kemarau menyebabkan kondisi lingkungan menjadi lebih kering sehingga api lebih mudah menjalar. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Iptu Aditya, Jumat (24/7/2026).
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman untuk menghindari korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Selain itu, warga juga diminta memastikan kompor dan peralatan elektronik dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah, serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Kapolsek menegaskan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk meminimalkan risiko kebakaran. Karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keselamatan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman. Kewaspadaan dan kepedulian setiap warga menjadi kunci dalam mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau,” pungkasnya.
(Sandhy)


