Busana Adat Warnai HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Gita Swarantika: Semangat Kebhinekaan Harus Menjadi Perekat Persatuan

Busana Adat Warnai HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Gita Swarantika: Semangat Kebhinekaan Harus Menjadi Perekat Persatuan

By Dery20

Tangerang – Ragam busana adat dari berbagai penjuru Nusantara mewarnai Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa (13/10/2026).

Pemandangan tersebut tidak hanya menjadi daya tarik dalam prosesi peringatan hari jadi daerah, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Tangerang.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Gita Swarantika, menegaskan bahwa penggunaan busana adat bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.

“Keberagaman busana adat yang kita kenakan hari ini merupakan wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kabupaten Tangerang dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku, budaya, dan agama. Karena itu, semangat HUT ke-394 harus menjadi perekat kebhinekaan yang memperkuat persaudaraan dan persatuan,” ujar Gita.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Tangerang merupakan modal sosial yang sangat besar dalam mendukung pembangunan daerah. Perbedaan harus dipandang sebagai kekuatan yang memperkokoh persatuan, mempererat gotong royong, serta mendorong kolaborasi demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing.

“Di usia Kabupaten Tangerang yang ke-394, kita tidak hanya merayakan perjalanan sejarah daerah, tetapi juga mempertegas komitmen untuk menjaga persatuan. Keberagaman adalah kekuatan yang harus terus dirawat agar pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Gita juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-394 Kabupaten Tangerang sebagai penguat semangat kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman. Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh komponen masyarakat terus menjaga harmoni, mempererat solidaritas, dan mengedepankan kepentingan bersama.

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-394 Kabupaten Tangerang berlangsung khidmat dengan balutan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para pimpinan daerah, anggota DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan dalam ragam pakaian tradisional menjadi simbol bahwa Kabupaten Tangerang merupakan miniatur Indonesia, tempat keberagaman menjadi perekat persatuan dan fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version