TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi melepas 8.132 anak Taman Kanak-Kanak (TK) yang mengikuti kegiatan Tarbiyah Manasik Haji yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Tangerang di Almahmudah Manasik Training Center (AMTC), Lubana Sengkol, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan yang diikuti ribuan peserta didik tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, serta akhlak mulia kepada anak sejak usia dini melalui pengalaman praktik ibadah haji.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah memberikan apresiasi kepada IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang yang terus berinovasi menghadirkan pembelajaran yang edukatif, menyenangkan, sekaligus membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Saya sangat mengapresiasi IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang atas kegiatan ini yang tidak hanya mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter dan pembentukan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini,” ujar Intan.
Menurutnya, manasik haji bukan sekadar mengenalkan rangkaian ibadah, tetapi juga mengajarkan anak-anak tentang makna menjadi tamu Allah SWT, memahami rukun Islam, belajar berdoa, bersabar, disiplin, menaati aturan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menyayangi sesama.
“Kegiatan ini membawa pesan bahwa menjadi anak yang baik juga merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Rajin berdoa, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, serta berkata dan berbuat baik harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” katanya.
Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan akhlak, kemandirian, dan kedisiplinan.
“Saya berpesan kepada para guru dan orang tua agar nilai-nilai yang diperkenalkan melalui kegiatan ini terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga apa yang dipelajari hari ini tertanam dalam hati anak-anak dan menjadi bekal untuk mencintai ibadah serta mengenal makna menjadi tamu Allah SWT,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, yang menyampaikan bahwa pengalaman praktik melalui manasik haji akan memberikan kesan mendalam bagi anak-anak sehingga dapat menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT sejak dini.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengalaman langsung melalui simulasi ibadah haji sehingga menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dalam diri anak-anak,” ungkap Rismawati.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang, Lies Aan Rodiantini, menjelaskan bahwa kegiatan Tarbiyah Manasik Haji tahun ini diikuti sekitar 8.132 anak TK yang dibagi dalam tiga gelombang pelaksanaan selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Oktober 2026, dengan melibatkan peserta dari 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
“Kegiatan ini menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal rukun Islam dan tata cara ibadah haji sejak usia dini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bunda PAUD, para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
Melalui Tarbiyah Manasik Haji ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama IGTKI-PGRI berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi emas Indonesia di masa depan.
(San)

