UNIPI Perkuat Peran di Panggung Ekonomi Kreatif Dunia, Teken MoU Bersama Kementerian Ekraf RI di WCCE 2026

UNIPI Perkuat Peran di Panggung Ekonomi Kreatif Dunia, Teken MoU Bersama Kementerian Ekraf RI di WCCE 2026

Dery20
By Dery20

JAKARTA – Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tangerang menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif nasional dengan menghadiri The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 sekaligus mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat (23/10/2026).

 

UNIPI menjadi salah satu dari 30 perguruan tinggi di Indonesia yang dipercaya menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai langkah memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri kreatif yang terus berkembang di era transformasi digital.

 

Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri Goestjahjanti, M.M. hadir didampingi Dr. Winanti, S.Kom., M.M., M.Kom., Wakil Rektor IV Bidang Sumber Daya Manusia.

 

Sebelum prosesi penandatanganan MoU bersama Menteri Ekonomi Kreatif, rangkaian acara diawali dengan Sharing Session yang menghadirkan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (Emil Dardak). Dalam sesi tersebut, keduanya berbagi pengalaman mengenai strategi membangun ekonomi kreatif berbasis potensi daerah, inovasi, kolaborasi, serta penguatan ekosistem industri kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

WCCE 2026 yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, organisasi internasional, hingga komunitas kreatif dari berbagai negara untuk membahas arah baru ekonomi kreatif global. Beragam isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari inovasi digital, pengembangan kekayaan intelektual, investasi, kecerdasan buatan, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.

 

Pada hari terakhir konferensi, peserta mengikuti sejumlah forum bergengsi seperti Jakarta, Home for The Creatives, Blooming in Possibility, Own the Story, Shape the Market, The Next Indonesian Economy, hingga Visions for Creators yang membahas strategi memperkuat daya saing ekonomi kreatif Indonesia di tingkat global.

 

Tak kalah penting, sesi Rethinking Creative Education: From Classroom to Creative Economy menjadi perhatian khusus karena menyoroti peran perguruan tinggi dalam mencetak talenta kreatif yang inovatif, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan industri masa depan berbasis teknologi dan kreativitas.

Rektor UNIPI Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri Goestjahjanti, M.M. mengatakan, keikutsertaan UNIPI dalam penandatanganan MoU bersama Kementerian Ekonomi Kreatif merupakan momentum penting untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan ekonomi nasional.

 

“Universitas tidak lagi hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga harus menjadi motor penggerak inovasi dan lahirnya talenta kreatif yang mampu memberikan solusi bagi kebutuhan industri. Melalui kerja sama ini, UNIPI siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam bidang pendidikan, riset, pengembangan teknologi, serta kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif demi melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global,” ujar Prof. Sestri.

 

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang SDM Dr. Winanti, S.Kom., M.M., M.Kom. menegaskan bahwa kerja sama tersebut akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi sivitas akademika UNIPI.

 

“Kemitraan ini menjadi peluang besar bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai program pengembangan ekonomi kreatif, mulai dari penelitian terapan, inovasi digital, penguatan kompetensi, hingga pengembangan kewirausahaan. Kami ingin memastikan lulusan UNIPI tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui kreativitas dan inovasi,” kata Dr. Winanti.

 

Prosesi penandatanganan MoU yang berlangsung pada pukul 18.30–19.00 WIB menjadi salah satu agenda utama WCCE 2026. Kesepahaman tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan kelembagaan antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan perguruan tinggi dalam mempercepat pengembangan talenta kreatif Indonesia.

 

Melalui partisipasi aktif dalam WCCE 2026, Universitas Insan Pembangunan Indonesia menegaskan langkah strategisnya untuk terus berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif, inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *