TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah memaparkan berbagai capaian pembangunan selama satu tahun memimpin Kabupaten Tangerang, Banten. Berbagai indikator menunjukkan peningkatan signifikan di sejumlah sektor strategis, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga pembangunan infrastruktur.
Paparan tersebut disampaikan dalam kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Maesyal–Intan yang digelar di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang terus mengalami peningkatan yang tercermin dari berbagai indikator pembangunan daerah.
Salah satu indikator utama adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang meningkat dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,27 persen pada 2025.
“Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 76,19 menjadi 76,74,” ujar Maesyal.
Peningkatan kualitas hidup juga terlihat dari naiknya usia harapan hidup masyarakat, dari 75,34 tahun pada 2024 menjadi 75,63 tahun pada 2025. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen, serta angka kemiskinan menurun dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen.
Di sektor kesehatan, Pemkab Tangerang berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 7,7 persen atau 17.154 balita pada 2024 menjadi 6 persen atau 12.388 balita pada 2025.
“Pemerintah daerah juga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan 100,49 persen atau sekitar 3,53 juta penduduk yang mendapatkan perlindungan kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, program Cek Kesehatan Gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1,38 juta masyarakat. Pemkab Tangerang juga menyalurkan bantuan pemberian makanan tambahan bergizi kepada 7.620 balita serta 1.250 ibu hamil yang mengalami kondisi kurang energi kronis.
Pada sektor pendidikan, Pemkab Tangerang memperluas akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis yang menjangkau 44 SD swasta dan 116 SMP swasta dengan total 35.784 siswa. Pemerintah daerah juga menyalurkan Beasiswa Tangerang Gemilang kepada 235 mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah.
Sementara pada sektor infrastruktur, Pemkab Tangerang terus meningkatkan kualitas konektivitas wilayah melalui pembangunan jalan baru sepanjang 20,5 kilometer, rekonstruksi jalan 10,3 kilometer serta rehabilitasi jalan sepanjang 13,3 kilometer.
Upaya peningkatan kualitas lingkungan juga dilakukan melalui pembangunan drainase sepanjang 9,29 kilometer, pembangunan enam stasiun pompa banjir, serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer.
Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Tangerang meraih sejumlah penghargaan di tingkat nasional maupun provinsi. Salah satunya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan yang berhasil diraih selama 17 kali berturut-turut.
Selain itu, Kabupaten Tangerang juga meraih predikat “Sangat Inovatif” dalam ajang Innovation Government Award 2025 serta penghargaan Paritrana Award atas komitmen dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa berbagai program pembangunan tersebut akan terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat kemajuan daerah di masa mendatang.
(San)


