TANGERANG – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tangerang resmi membuka Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) sebagai gerbang awal bagi mahasiswa yang ingin menempa diri menjadi kader intelektual, pemimpin masa depan, sekaligus agen perubahan yang siap menjawab tantangan bangsa.
Ketua Cabang PMII Kabupaten Tangerang, Mifta Al Farizi, menegaskan bahwa MAPABA bukan sekadar agenda rutin penerimaan anggota, melainkan proses kaderisasi yang akan membentuk karakter, memperkuat daya pikir kritis, dan menanamkan semangat perjuangan bagi setiap mahasiswa.
“Di tengah derasnya arus perubahan, mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus hadir sebagai penggerak, pemberi solusi, dan pelopor perubahan. PMII adalah ruang untuk mencetak itu semua melalui proses kaderisasi yang terarah dan berkelanjutan,” tegas Mifta Al Farizi.
Menurutnya, PMII hadir bukan hanya sebagai organisasi kemahasiswaan, tetapi sebagai sekolah kader yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa di berbagai sektor. Karena itu, MAPABA menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memulai perjalanan intelektual, spiritual, dan sosial.
“MAPABA bukan sekadar mengenakan jas biru. Ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk belajar berpikir kritis, memperjuangkan nilai-nilai keadilan, menjaga persatuan bangsa, dan mengabdikan diri kepada umat. Kami ingin melahirkan kader yang berani bersuara, kuat dalam gagasan, dan nyata dalam tindakan,” ujarnya.
Mifta juga mengajak seluruh mahasiswa di Kabupaten Tangerang untuk tidak ragu bergabung dan mengambil bagian dalam proses kaderisasi PMII.
“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, keberanian, dan kepedulian sosial.
PMII membuka ruang bagi siapa pun yang ingin tumbuh, belajar, dan berjuang bersama. Mari jadikan MAPABA sebagai langkah awal untuk menjadi kader yang mampu memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan,” katanya.
Melalui MAPABA, PMII Kabupaten Tangerang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul di ruang akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan moral, kepemimpinan yang kuat, serta komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
https://www.instagram.com/pcpmiikabtangerang
(San)

