KH Embay Mulya Syarief: Penguatan LKMS Artha Kerta Raharja Adalah Napas Keadilan Ekonomi

By Dery20

POJOKNUSANTARA – Tokoh ulama sekaligus motor penggerak ekonomi syariah Banten, KH Embay Mulya Syarief, menegaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap rakyat kecil harus mewujud dalam tindakan nyata, bukan sekadar janji. Menurutnya, penguatan institusi keuangan yang menyentuh akar rumput adalah bukti otentik dari keberpihakan tersebut.

Pesan mendalam ini disampaikan Kyai Embay dalam seminar “Implementasi Ekonomi Syariah sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan” yang diinisiasi oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang, Selasa (27/1/2026).

Pujian untuk Regulasi yang Berpihak

Dalam orasinya, Kyai Embay memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid. Ia menilai langkah Bupati memperkuat Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Artha Kerta Raharja melalui regulasi daerah adalah sebuah terobosan strategis.

“Regulasi ini bukan sekadar aturan di atas kertas, melainkan cerminan keberpihakan nyata pemerintah terhadap pelaku usaha mikro. Inilah fondasi ekonomi yang adil dan inklusif,” tegas Kyai Embay dengan penuh semangat di hadapan pengurus MES dan pelaku UMKM.

Kyai Embay mengingatkan agar pengembangan ekonomi syariah tidak terjebak pada angka pertumbuhan semata. Ia mendorong agar setiap kebijakan ekonomi di Kabupaten Tangerang senantiasa mengacu pada tiga pilar Maqashid Syariah:

  • Keadilan Sosial: Membuka lebar pintu akses modal bagi masyarakat kecil.

  • Kemaslahatan: Menjamin setiap transaksi memberikan manfaat luas bagi publik, bukan segelintir elite.

  • Keberlanjutan: Membangun sistem ekonomi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

“Ekonomi syariah hadir untuk menghadirkan kemaslahatan. Jika kebijakan sudah berorientasi pada keadilan sosial, maka kesejahteraan masyarakat luas akan mengikuti secara otomatis,” tambahnya.

Harapan Sinergi Berkelanjutan

Sebagai penutup, Kyai Embay berharap kolaborasi antara MES Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Daerah tetap konsisten. Baginya, sinergi ini adalah kunci agar ekonomi syariah benar-benar menjadi pilar utama—bukan sekadar alternatif—dalam membangun kejayaan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version