Firdaus Oiwobo Ultimatum Warga Jeungjing: Kosongkan Lahan, Ini Bukan Milik Kasudin!

Firdaus Oiwobo Ultimatum Warga Jeungjing: Kosongkan Lahan, Ini Bukan Milik Kasudin!

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Kuasa hukum PT Gardya Murni Utama, Firdaus Oiwobo, mengeluarkan ultimatum keras kepada warga dan penyewa bangunan yang masih bertahan di lahan sengketa Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/6/2026). Dengan menggunakan pengeras suara, Firdaus meminta seluruh pihak segera mengosongkan lokasi yang sedang dieksekusi berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Didampingi tim M.F.O Law Firm yang mengenakan atribut bertuliskan “Advokat Pembasmi”, Firdaus menyisir deretan ruko dan warung di area sengketa. Ia menegaskan lahan tersebut bukan lagi milik Kasudin sebagaimana diklaim oleh sebagian warga.

“Segera kosongkan, karena ini bukan lahan milik Kasudin. Kalau bersikeras juga, maka kami akan melakukan upaya hukum kepada pemilik-pemilik warung,” tegas Firdaus di hadapan warga.

Menurutnya, peringatan tersebut merupakan langkah persuasif agar masyarakat tidak ikut terseret dalam persoalan hukum. Ia menegaskan PT Gardya Murni Utama telah mengantongi putusan inkrah dari Pengadilan Negeri Tangerang yang menjadi dasar pelaksanaan eksekusi.

Firdaus juga melontarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba menghambat proses eksekusi, termasuk menghalangi alat berat maupun melakukan tindakan yang berpotensi memicu kericuhan.

“Jangan ada tindakan provokasi. Karena nama-nama provokator sudah kami catat dan sudah menjadi target kita untuk diamankan,” ujarnya.

Sikap tegas tersebut diambil menyusul penolakan yang terus dilakukan kelompok Kasudin dan pihak-pihak yang masih menguasai lahan. Sebelumnya, pihak perusahaan mengaku menghadapi berbagai hambatan di lapangan, mulai dari ancaman pembakaran alat berat hingga dugaan intimidasi terhadap petugas yang melakukan pemagaran.

Pantauan di lokasi, proses eksekusi dan pemasangan pagar beton berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat gabungan Polresta Tangerang. Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi bentrokan dan memastikan pelaksanaan eksekusi berjalan aman serta kondusif.

 

(San/Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *