DBMSDA Terapkan Sistem Terpadu, Bojong Nangka Kini Minim Genangan

DBMSDA Terapkan Sistem Terpadu, Bojong Nangka Kini Minim Genangan

Dery20
By Dery20

Tangerang — Upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) dalam menangani banjir di kawasan Bojong Nangka dan Pasir Nangka membuahkan hasil positif. Rangkaian penanganan terpadu yang dilakukan terbukti mampu mengurangi risiko banjir dan genangan, meski hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansah E., S.Sos., S.T., M.Si, menyampaikan bahwa penanganan banjir di kawasan tersebut mengacu pada prinsip “Alirkan dan Parkirkan”, yakni mempercepat aliran air dari permukiman dan menampungnya sementara di embung untuk mengurangi beban di wilayah hilir.

“Melalui rangkaian kegiatan infrastruktur terpadu, fokus utama kami adalah membebaskan kawasan Pasir Nangka dan Bojong Nangka dari permasalahan banjir tahunan. Saat ini, blueprint dan hasil rekayasa teknis yang telah kita terapkan—termasuk sinergi saluran pembuang dan embung—sedang dalam tahap evaluasi mendalam,” ujar Iwan.

Penanganan tersebut meliputi pelebaran Saluran Pembuang Bojong Nangka untuk meningkatkan kapasitas aliran air, pembangunan tanggul atau turap guna memperkuat dinding saluran dan mencegah luapan, serta hilirisasi aliran menuju Embung Sudirman sebagai lokasi penampungan sementara debit air saat hujan dengan intensitas tinggi.

Hasil dari penanganan ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Perwakilan warga Kelurahan Bojong Nangka menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas langkah cepat dan terpadu yang dilakukan pemerintah daerah.

“Terima kasih kami ucapkan untuk jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, serta DBMSDA yang telah melakukan tindak lanjut serta penanganan terpadu mulai dari pelebaran saluran hingga pembangunan tanggul pada saluran pembuang. Alhamdulillah, kawasan Kelurahan Bojong Nangka saat ini bebas dari banjir maupun genangan meski hujan deras terus turun beberapa hari terakhir,” ungkap perwakilan warga.

DBMSDA optimistis, pola penanganan banjir yang telah diterapkan di Bojong Nangka dan Pasir Nangka dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) untuk wilayah lain di Kabupaten Tangerang dalam upaya pengendalian banjir yang berkelanjutan.

Dengan sistem drainase yang terintegrasi dan terkelola dengan baik, air hujan tidak lagi tertahan di permukiman warga, melainkan dialirkan dan ditampung secara optimal melalui infrastruktur pengendalian banjir yang telah dibangun.

 

(Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *