TANGERANG — Antusiasme warga memadati gelaran Tangerang Tax Expo yang digelar Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang di kawasan Telaga Bestari, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan pelayanan pajak yang langsung menyentuh masyarakat kian diminati.
Hadir langsung di lokasi, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, pemerintah daerah kini tidak lagi menunggu, melainkan aktif “menjemput” masyarakat melalui layanan pajak keliling yang praktis dan mudah dijangkau.
“Ini bukan sekadar acara, tapi bentuk keseriusan kami mendekatkan pelayanan. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kantor, cukup datang ke sini, semua layanan tersedia,” tegas Maesyal di hadapan warga.
Dengan konsep jemput bola, warga bisa langsung membayar pajak, berkonsultasi, hingga memanfaatkan berbagai promo menarik, termasuk diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemerintah juga menggandeng layanan digital untuk mempercepat proses pembayaran.
Maesyal menekankan, pajak adalah fondasi pembangunan daerah. Dari pajak, kata dia, berbagai infrastruktur dan layanan publik dapat terus ditingkatkan.
“Uang pajak itu kembali ke masyarakat. Jalan dibangun, fasilitas kesehatan ditingkatkan, pendidikan diperkuat. Semua untuk kesejahteraan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Slamet Budhi memastikan kegiatan serupa akan terus diperluas ke berbagai wilayah.
“Kami akan hadir di lebih banyak titik. Targetnya jelas, semakin dekat layanan, semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk bayar pajak,” ungkapnya.
Tak hanya layanan pajak, acara ini juga menjadi magnet ekonomi dan hiburan. Bazar UMKM, layanan Samsat keliling, hingga aktivitas seperti senam zumba dan pembagian doorprize membuat suasana semakin hidup.
Tangerang Tax Expo bukan sekadar agenda seremonial, melainkan strategi nyata pemerintah dalam membangun budaya taat pajak—dengan cara yang lebih dekat, cepat, dan menyenangkan bagi masyarakat.
(San)


