469 Kejadian Darurat dalam Sebulan, BPBD Tangerang: Kebakaran dan Kekeringan Jadi Ancaman Serius

469 Kejadian Darurat dalam Sebulan, BPBD Tangerang: Kebakaran dan Kekeringan Jadi Ancaman Serius

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat 469 kejadian kedaruratan selama September 2026. Kebakaran menjadi peristiwa yang paling mendominasi dengan 219 kejadian, disusul 191 kali distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Selain penanganan kebakaran dan kekeringan, BPBD Kabupaten Tangerang juga melaksanakan berbagai operasi penyelamatan. Tercatat sebanyak 18 pemusnahan sarang tawon, 17 evakuasi ular, 9 evakuasi kunci, 4 evakuasi biawak, 4 evakuasi binatang peliharaan, 3 pemotongan cincin, serta masing-masing 1 kejadian pohon tumbang, evakuasi benda berharga, evakuasi hewan lainnya, dan evakuasi korban tenggelam.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan tingginya angka kebakaran dan distribusi air bersih tidak terlepas dari dampak musim kemarau yang masih berlangsung di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Musim kemarau yang berkepanjangan meningkatkan potensi kebakaran sekaligus menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan sehingga membutuhkan suplai air bersih. Seluruh personel Damkar dan Penyelamatan kami siagakan selama 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Achmad Taufik, Rabu (7/10/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik maupun aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali.

“Masyarakat kami harapkan lebih berhati-hati dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat. Layanan BPBD Kabupaten Tangerang siap melayani selama 24 jam melalui Call Center 112 yang bebas pulsa,” katanya.

BPBD Kabupaten Tangerang mengajak masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila membutuhkan bantuan penanganan kebakaran maupun penyelamatan melalui Call Center 112 (bebas pulsa), telepon (021) 5984343, atau WhatsApp Center 0812-1229-4343.

Tingginya jumlah kejadian selama September menjadi pengingat pentingnya peran serta masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan bencana, terutama di tengah kondisi cuaca kemarau yang masih berpotensi memicu kebakaran dan krisis air bersih di sejumlah wilayah.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *