TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Pelatihan Penyusunan Policy Brief Angkatan I bagi pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Kegiatan ini digelar oleh BKPSDM Kabupaten Tangerang sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa tuntutan pembangunan saat ini mengharuskan ASN tidak lagi sekadar menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga mampu menjadi perumus rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan analisis komprehensif.
“Dinamika pembangunan menuntut aparatur pemerintah bergerak cepat, tepat, dan adaptif. ASN harus meningkatkan kompetensi agar tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga mampu menyusun rekomendasi kebijakan yang efektif, ringkas, dan berbasis data,” tegasnya.
Ia menjelaskan, policy brief menjadi instrumen strategis dalam mendukung pimpinan mengambil keputusan. Dokumen tersebut harus mampu menyajikan analisis permasalahan, data pendukung, serta rekomendasi kebijakan yang jelas dan aplikatif.
“Dengan pemahaman data yang kuat, kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Wabup Intan juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan secara serius dan aktif berdiskusi, sehingga ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan dapat diimplementasikan di perangkat daerah masing-masing.
“Saya berharap peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini. Hasilnya harus bisa mendukung pengambilan keputusan pimpinan secara lebih efektif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Beni Rahmat, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari pejabat struktural, mulai dari sekretaris dinas, camat, kepala bagian, hingga sekretaris kecamatan.
Pelatihan berlangsung pada 9 hingga 17 April 2026 dengan metode pembelajaran klasikal. Materi yang diberikan meliputi pengembangan kompetensi ASN, implementasi ASN BerAKHLAK, pendidikan anti-korupsi, hingga studi kebijakan publik dan analisis isu kebijakan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap ASN mampu menyusun policy brief yang berkualitas, berbasis data, serta mampu mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih efektif,” ujar Beni.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan kompetensi ASN melalui berbagai program pengembangan kapasitas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
(San)

