TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan lahirnya pesepak bola muda yang mampu menembus klub Liga 1 hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia melalui Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Cup U-17 Tahun 2026. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat membuka secara resmi kompetisi yang diikuti 28 kecamatan di Stadion Mini Kecamatan Pagedangan, Sabtu (5/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, melainkan menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Kalau ini terus dijalankan, ingat ucapan saya, pemain U-17 ini minimal ada yang menjadi pemain Persita atau bermain di Liga 1. Maksimalnya, mudah-mudahan bisa menjadi pemain nasional,” ujar Maesyal.
Ia menilai kompetisi usia dini merupakan fondasi penting untuk melahirkan pesepak bola berkualitas yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat nasional. Karena itu, pembinaan sepak bola akan terus dilakukan secara berjenjang, mulai dari kelompok usia U-13, U-15 hingga U-17.
Menurutnya, pola pembinaan serupa juga akan diterapkan pada cabang olahraga lainnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Bupati juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan turnamen, mulai dari wasit, hakim garis, panitia, pelatih hingga para camat, agar menjaga profesionalisme, netralitas, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Tujuan kita ada dua, yaitu pembinaan dan prestasi. Jangan sampai ada keributan atau hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kabupaten Tangerang H. Danil Ramdhani menyampaikan bahwa Piala Bupati Cup U-17 merupakan bagian dari pembangunan ekosistem sepak bola daerah yang sehat, kompetitif, dan bebas dari praktik pemain titipan.
Ia menjelaskan, seluruh peserta telah melewati proses verifikasi administrasi secara ketat dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dari total 789 pemain yang didaftarkan, sebanyak 589 pemain dinyatakan lolos verifikasi, sementara sekitar 200 pemain gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi.
“Ini kami lakukan agar tidak ada lagi persoalan pemain titipan, pemain dari luar wilayah yang tidak sesuai ketentuan ataupun manipulasi administrasi. Semua harus bertanding secara sportif dan berdasarkan aturan yang telah disepakati,” kata Danil.
Sebanyak 28 kecamatan ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Danil berharap turnamen ini benar-benar menjadi ajang lahirnya pesepak bola terbaik asli Kabupaten Tangerang yang kelak mampu bersaing di level profesional.
“Juara yang lahir dari proses yang jujur akan memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar trofi dan medali,” ujarnya.
Turnamen Piala Bupati Cup U-17 2026 digelar di dua lokasi pertandingan, yakni Stadion Mini Kecamatan Pagedangan dan Stadion Petal Sukadiri. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi pesepak bola muda Kabupaten Tangerang yang siap mengukir prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
(Sandhy)


