TANGERANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang masih menyelidiki penyebab kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang guru di Jalan Raya Suvarna Sutera Boulevard, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor tersebut juga mengakibatkan seorang pengendara lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan medis.
Korban meninggal diketahui berinisial W (57), seorang guru yang merupakan warga Kampung Teureup, Desa Sukaharja, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-6553-GCA. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala akibat benturan keras dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Balaraja.
Sementara itu, pengendara Honda Scoopy bernomor polisi A-2531-DZ, berinisial WD (27) yang berprofesi sebagai karyawan swasta, mengalami luka pada bagian wajah dan kepala. Korban segera dilarikan ke RS Primaya Pasar Kemis untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan diduga bermula saat sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah Sindang Jaya menuju Cikupa hendak berputar arah. Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melaju sepeda motor Honda Scoopy hingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Ps Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, Ipda R. Purbawa, S.H., mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.
“Perkara kecelakaan lalu lintas ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang. Kami akan mendalami seluruh fakta di lapangan, termasuk keterangan para saksi dan hasil olah TKP, untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan,” ujar Ipda R. Purbawa.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika akan berputar arah di jalan dengan arus lalu lintas yang padat.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi aman sebelum berputar arah, serta tetap mengutamakan keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa,” tutupnya.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang untuk penyelidikan lebih lanjut.
(San)

