TANGERANG – Kesigapan jajaran Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, berhasil menggagalkan potensi bentrokan antarpelajar di Jalan Raya Munjul Adiyasa, Kampung Ranca Gede, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/2026) sore.
Aksi pencegahan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 pada pukul 16.39 WIB. Menindaklanjuti informasi itu, petugas piket yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Suhendar bersama personel Intelkam dan Bhabinkamtibmas langsung bergerak menuju lokasi.
Respons cepat aparat membuat kerumunan pelajar membubarkan diri sebelum bentrokan fisik sempat terjadi. Namun dalam insiden tersebut, seorang pelajar berinisial TH (15) mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pergelangan tangan kanan.
Korban diketahui bukan merupakan bagian dari kelompok yang akan terlibat bentrokan. Saat hendak meninggalkan lokasi, sepeda motor yang dikendarainya mendadak mogok sehingga ia diduga menjadi sasaran penyerangan oleh orang tak dikenal.
Petugas Polsek Cisoka kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Tigaraksa untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, dua pelajar lainnya turut diamankan di lokasi guna dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.
Kapolsek Cisoka, Iptu Aditya Surya Sakti, mengatakan jajarannya bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110 guna mencegah bentrokan yang berpotensi menimbulkan korban lebih banyak.
“Setelah menerima laporan dari Call Center 110, anggota langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membubarkan kerumunan sebelum terjadi bentrokan. Saat ini fokus kami memastikan korban mendapatkan penanganan medis, memeriksa saksi-saksi, serta menganalisis rekaman CCTV dan jejak digital media sosial yang diduga menjadi pemicu aksi ini,” ujar Iptu Aditya, Selasa (18/8/2026) malam.
Kapolsek menambahkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku penyerangan serta menelusuri motif yang melatarbelakangi rencana bentrokan tersebut.
Ia juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat berada di luar rumah maupun dalam penggunaan media sosial, sebagai upaya mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan para pelajar untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan tawuran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Jika mengetahui adanya indikasi gangguan keamanan atau rencana aksi tawuran, segera laporkan kepada kepolisian melalui Call Center 110 atau Polsek terdekat agar dapat segera kami tindak lanjuti. Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama demi keselamatan generasi muda,” tegasnya.
Polsek Cisoka menegaskan akan terus meningkatkan patroli preventif dan merespons cepat setiap laporan masyarakat demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah hukumnya.
(San)

