Puspemkab Tangerang, Panggung Malam Rakyat yang Ramai, Nyaman, dan Mendorong UMKM Tumbuh

Puspemkab Tangerang, Panggung Malam Rakyat yang Ramai, Nyaman, dan Mendorong UMKM Tumbuh

Dery20
By Dery20

TANGERANG — Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspemkab) berubah wajah saat malam akhir pekan tiba. Lampu-lampu taman yang temaram berpadu dengan hiruk-pikuk warga yang datang dari berbagai penjuru, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan.

Di sepanjang area, pengunjung tampak menikmati waktu santai bersama keluarga, sahabat, hingga pasangan. Sebagian duduk di ruang terbuka, sebagian lainnya berburu jajanan dari deretan pedagang kaki lima yang menawarkan beragam kuliner—dari makanan ringan hingga hidangan mengenyangkan.

Yoga (27), salah satu pengunjung, mengaku rutin datang ke kawasan tersebut setiap akhir pekan. Menurutnya, Puspemkab kini bukan sekadar pusat pemerintahan, tetapi telah menjelma menjadi ruang publik yang ramah dan hidup.

“Suasananya beda kalau malam, apalagi weekend. Ramai tapi tetap nyaman. Saya bisa nongkrong, makan, sambil menikmati suasana. Ini jadi tempat hiburan murah yang bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Yoga. Minggu (26/04/2026).

Di sisi lain, geliat ekonomi kerakyatan juga terasa kuat. Para pedagang kaki lima memanfaatkan ramainya pengunjung untuk meraup rezeki tambahan.

Arief (25), pedagang kaki lima yang menjajakan minuman dan makanan ringan, mengaku omzetnya meningkat signifikan saat akhir pekan.

“Kalau Sabtu minggu seperti ini, alhamdulillah ramai. Pengunjung banyak, dagangan juga cepat habis. Tempat ini sangat membantu kami pedagang kecil untuk cari nafkah,” kata Arief.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kawasan Puspemkab Tangerang tidak hanya menjadi simbol administratif, tetapi juga berkembang sebagai ruang interaksi sosial dan penggerak ekonomi lokal.

Dengan suasana yang aman, nyaman, serta semakin tertata, Pesona Malam Puspemkab kian mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit warga untuk melepas penat tanpa harus pergi jauh.

 

(Sandhy)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *