Pemkab Tangerang Resmikan Halte Bus Sekolah Gratis, Dukung Akses Pendidikan Aman dan Nyaman

By Dery20

Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah meresmikan halte bus sekolah gratis milik Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Jalan Baru Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Senin (5/1/2026). Peresmian ini bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang didampingi Sekretaris Daerah serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung operasional bus sekolah gratis sekaligus menyaksikan para pelajar yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berangkat ke sekolah.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, program bus sekolah gratis merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan transportasi.

 

“Hari ini kami bersama Wakil Bupati, Pak Sekda, dan seluruh OPD melihat langsung anak-anak kita kembali bersekolah di tahun 2026 dengan menggunakan bus sekolah gratis. Alhamdulillah, anak-anak merasa senang dan menyampaikan terima kasih. Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, pada tahap awal Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengoperasikan sebanyak 15 unit bus sekolah gratis yang melayani sejumlah zona yang telah ditetapkan, ditambah dua unit kendaraan operasional pendukung.

“Saat ini tersedia tujuh halte bus sekolah, dan peresmian dipusatkan di Jalan Pemda. Program bus sekolah gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat dari sisi ekonomi, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar, serta memudahkan pengawasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa seluruh armada bus sekolah telah dilengkapi dengan sistem aplikasi pemantauan berbasis teknologi. Sistem tersebut berfungsi untuk mengontrol kecepatan kendaraan dengan batas maksimal 60 kilometer per jam serta memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan.

“Bus sekolah ini dilengkapi sistem aplikasi, kecepatan dibatasi maksimal 60 km/jam, ada sanksi bagi pelanggaran, dan pengemudi dilarang merokok saat berkendara. Semua ini demi keselamatan dan kenyamanan para pelajar,” tegasnya.

Ia berharap, program bus sekolah gratis dapat terus dikembangkan dengan penambahan armada dan rute sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah Kabupaten Tangerang.

“Mudah-mudahan di tahun 2026 dan seterusnya program ini dapat terus kita tambah sesuai kebutuhan wilayah. Mohon doa dan dukungannya agar pelayanan di bidang pendidikan dan transportasi dapat terus kita optimalkan secara bertahap,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang siswa SMA Negeri 18 Kabupaten Tangerang, M. Azzam, mengungkapkan rasa senang dan apresiasinya atas kehadiran bus sekolah gratis beserta halte yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bus sekolah gratis ini. Sekarang berangkat sekolah jadi lebih nyaman, tidak kepanasan, dan sudah ada halte khusus. Semoga ke depannya jalurnya bisa ditambah dan pelayanannya semakin baik,” ujarnya.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version