TANGERANG — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Curug Tahun 2027 mengusulkan sebanyak 50 program prioritas yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta penanganan sektor kesehatan. Kegiatan yang menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat tersebut digelar di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Selasa (20/01/2026).
Camat Curug, Arif Rachman Hakim, menjelaskan bahwa sebelum Musrenbang dilaksanakan, pihak kecamatan telah menghimpun aspirasi masyarakat dari 4 desa dan 3 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Curug. Seluruh aspirasi tersebut kemudian dirangkum menjadi 50 program usulan pembangunan.
“Evaluasi pelaksanaan program di tahun 2026 akan menjadi dasar dalam menentukan program dan kegiatan di tahun 2027. Hal ini menunjukkan komitmen Kecamatan Curug untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Arif.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kecamatan Curug saat ini tengah mengembangkan aplikasi Si-Sapras (Sistem Informasi Sarana dan Prasarana) sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan.
“Ke depan kami akan terus menyempurnakan aplikasi Sistem Informasi Sarana dan Prasarana (Si-Sapras). Dengan aplikasi ini diharapkan proses perencanaan dan pengusulan kebutuhan masyarakat dapat lebih mudah, sehingga anggaran bisa diproyeksikan untuk kebutuhan yang lebih mendesak di Kecamatan Curug,” harapnya.
Sementara itu, perwakilan Bidang Perencanaan Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PPSDA) Bappeda Kabupaten Tangerang, Dedy Supriyadi, menyampaikan bahwa seluruh usulan yang telah dihimpun di tingkat kecamatan akan dibawa dan dibahas pada Musrenbang di tingkat selanjutnya, selama sesuai dengan tema pembangunan yang telah ditetapkan.
“Tema Musrenbang saat ini adalah Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan. Tema ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Menurut Dedy, Musrenbang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kemampuan, kemandirian, serta peningkatan pendapatan.
“Kali ini masyarakat harus lebih diutamakan, terutama dalam sektor ketahanan pangan. Dengan begitu, masyarakat dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber daya dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup serta menjadi lebih mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
(San)