TANGERANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Kecamatan Pagedangan, Selasa (13/1/2026).
Penutupan MTQ ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Kecamatan Pagedangan selaku tuan rumah, atas suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-56.

Ia menegaskan bahwa esensi utama MTQ bukan semata mengejar prestasi, melainkan bagaimana Al-Qur’an dapat dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Makna penting dari MTQ ini adalah bagaimana kita sebagai umat Muslim mencintai Al-Qur’an, membacanya, memahami kandungannya, serta menjadikannya pedoman hidup agar senantiasa dekat dengan Allah SWT,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh kafilah. Bagi peserta yang berhasil meraih prestasi, ia berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Sementara bagi yang belum berhasil, ia meminta agar tetap semangat karena partisipasi mereka sudah menjadi bagian dari upaya menghidupkan syiar Islam.
“Kalian semua adalah generasi harapan, duta Al-Qur’an, dan teladan bagi masyarakat. Jadikan MTQ ini sebagai sarana mempererat persatuan dan berkontribusi bersama untuk Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” tambahnya.
Pada MTQ ke-56 ini, Kecamatan Pagedangan berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai 630. Peringkat kedua diraih Kecamatan Tigaraksa dengan nilai 304, disusul Kecamatan Curug di peringkat ketiga dengan nilai 224.
Penutupan MTQ ke-56 ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun masyarakat yang religius, berdaya saing, serta berakhlak mulia, sekaligus mempersiapkan kafilah terbaik untuk melangkah ke ajang MTQ di jenjang yang lebih tinggi.
(San)


