Jaga Lingkungan, Wabup Intan Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kepatuhan Kelola Limbah

Jaga Lingkungan, Wabup Intan Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kepatuhan Kelola Limbah

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Tangerang untuk memperkuat kepatuhan dalam pengelolaan limbah domestik sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Intan saat menghadiri Workshop bertajuk “Kepatuhan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Limbah Domestik” yang diselenggarakan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. di Hotel Harris Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Senin (10/8/2026).

Dalam sambutannya, Intan menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh dipisahkan dari upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, pertumbuhan investasi dan aktivitas industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan.

“Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama. Dunia usaha harus mampu menunjukkan bahwa peningkatan produksi dan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Intan.

Ia mengungkapkan, pesatnya perkembangan sektor industri, perdagangan, pergudangan, hingga kawasan permukiman di Kabupaten Tangerang telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Namun, perkembangan tersebut juga harus diimbangi dengan meningkatnya tanggung jawab perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan.

Menurutnya, pengelolaan limbah domestik tidak boleh sekadar dilakukan saat ada pemeriksaan dari pemerintah, melainkan harus menjadi bagian dari sistem manajemen dan budaya operasional perusahaan.

“Jangan sampai kegiatan ekonomi menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, tetapi meninggalkan beban pencemaran bagi masyarakat dan generasi berikutnya,” tegasnya.

Intan juga menekankan pentingnya setiap perusahaan memastikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik beroperasi secara optimal melalui pemeliharaan rutin serta memastikan air limbah yang dihasilkan telah memenuhi baku mutu sebelum dialirkan ke lingkungan.

Selain itu, ia mendorong penerapan prinsip reduce, reuse, recycle, recovery, efisiensi sumber daya, serta ekonomi sirkular sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Pengelolaan lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi mahal, tetapi dapat menggunakan teknologi tepat guna yang efektif, terukur, dan mudah dipelihara,” katanya.

Lebih lanjut, Intan memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan terus melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap dunia usaha. Perusahaan yang telah memenuhi ketentuan diharapkan menjadi contoh, sementara yang masih memiliki kekurangan didorong untuk segera melakukan perbaikan.

Ia berharap workshop tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi mampu melahirkan komitmen nyata dari para pelaku usaha dalam meningkatkan kepatuhan terhadap pengelolaan limbah domestik.

“Kita ingin Kabupaten Tangerang tumbuh sebagai kawasan industri dan ekonomi yang kuat. Tetapi kita juga ingin mewariskan sungai yang bersih, air tanah yang terjaga, udara yang sehat, serta lingkungan yang layak bagi anak cucu kita,” pungkasnya.

 

(San)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *