TANGERANG – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2026, Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI), Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri Goestjahjanti, M.M., mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadi pelopor dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa.
Menurut Prof. Sestri, batik bukan hanya busana nasional, tetapi juga simbol identitas, nilai budaya, dan kekayaan intelektual Indonesia yang telah diakui dunia. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa kepada generasi muda.
“Melestarikan batik bukan sekadar mengenakannya, tetapi juga memahami nilai, filosofi, dan sejarah yang terkandung di dalamnya. Sivitas akademika harus menjadi teladan dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia,” ujar Prof.Sestri.
Ia berharap peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya Indonesia serta mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berbudaya, dan bangga terhadap identitas bangsa.
”Selamat Hari Batik Nasional 2026.Bangga Berbatik, Bangga Jadi Warga Negai Indonesia.” Pungkasnya.
(Shan)

