DBMSDA Kabupaten Tangerang Genjot Peningkatan Kemantapan Jalan Ceplak–Kronjo

DBMSDA Kabupaten Tangerang Genjot Peningkatan Kemantapan Jalan Ceplak–Kronjo

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus mempercepat pembangunan infrastruktur dengan melakukan rekonstruksi ruas Jalan Ceplak–Penjamuran hingga Penjamuran–Kronjo. Proyek yang memiliki total panjang lebih dari 11 kilometer tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 150 hari kalender.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan pembangunan jalan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Kabupaten Tangerang.

“Rekonstruksi Jalan Ceplak–Penjamuran hingga Penjamuran–Kronjo merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kemantapan jalan. Kami menargetkan pekerjaan ini selesai sesuai jadwal agar masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan layak digunakan,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, ruas Jalan Ceplak–Penjamuran memiliki panjang 9,27 kilometer. Hingga tahun 2025, kondisi jalan mantap baru mencapai 3,9 kilometer. Pada tahun 2026 dilakukan rekonstruksi segmen 1 hingga segmen 7 sepanjang 5,19 kilometer sehingga kondisi jalan mantap meningkat menjadi 9,09 kilometer, dengan sisa ruas yang belum tertangani sepanjang 0,18 kilometer.

Sementara itu, ruas Jalan Penjamuran–Kronjo memiliki panjang 2,34 kilometer. Kondisi jalan mantap hingga tahun 2025 tercatat sepanjang 0,91 kilometer. Melalui rekonstruksi segmen 1 hingga segmen 2 sepanjang 0,93 kilometer pada tahun 2026, panjang jalan mantap meningkat menjadi 1,84 kilometer, menyisakan sekitar 0,5 kilometer yang belum tertangani.

Iwan menambahkan, selama proses pengerjaan berlangsung pihaknya memohon pengertian masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas maupun aktivitas di sekitar lokasi proyek.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi area pekerjaan dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pembangunan berlangsung. Seluruh pekerjaan dilakukan demi memberikan infrastruktur jalan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan rampungnya proyek rekonstruksi ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, waktu tempuh menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *