Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Rabu (25/3/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati, serta dihadiri Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, dan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Tangerang.
Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid mengawali dengan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H kepada seluruh jajaran pegawai dan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Dalam perjalanan satu tahun kepemimpinan kami, tentu terdapat kekhilafan. Untuk itu, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai dan masyarakat,” ujar Maesyal.
Ia menegaskan, momentum Idulfitri harus menjadi titik penguatan kebersamaan sekaligus peningkatan dedikasi aparatur sebagai pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti dinamika global yang tengah dihadapi, termasuk konflik di sejumlah wilayah dunia yang berdampak pada stabilitas ekonomi, energi, hingga kondisi fiskal nasional dan daerah. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Tangerang akan melakukan langkah antisipatif melalui kebijakan efisiensi.
Salah satu langkah strategis yang disampaikan adalah penerapan sistem kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara. Bupati meminta Sekda bersama BKPSDM segera merumuskan kebijakan Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) minimal 50 persen, khususnya bagi pegawai yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, perangkat daerah yang memberikan layanan langsung seperti kecamatan, kelurahan, desa, Disdukcapil, Bapenda, dan DPMPTSP diminta tetap menjaga kehadiran antara 75 hingga 100 persen. Adapun perangkat daerah dengan tugas lapangan seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diwajibkan tetap bekerja penuh.
Memasuki triwulan II tahun 2026, Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap fokus pada pelaksanaan program kerja serta responsif terhadap dinamika global yang berpotensi memengaruhi kinerja daerah.
Berdasarkan data sementara, perekonomian Kabupaten Tangerang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat dari sekitar 5 persen pada 2025 menjadi 5,67 persen per Maret 2026. Selain itu, sejumlah indikator pembangunan turut membaik, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), rata-rata lama sekolah, serta penurunan rasio Gini dari 0,27 menjadi 0,26.
Atas capaian tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran ASN atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Kami mengapresiasi dan bangga atas kinerja seluruh pegawai Kabupaten Tangerang,” katanya.
Menutup sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga semangat kerja, meningkatkan efisiensi, serta kesiapan dalam melakukan evaluasi dan penyesuaian program, termasuk kemungkinan refocusing anggaran apabila kondisi global berdampak signifikan terhadap keuangan daerah.
“Kita harus tetap solid, menjaga kinerja, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan. Semoga kondisi ekonomi tetap stabil dan konflik global segera berakhir,” pungkasnya.
(San)

