Pemkab Tangerang Mulai Rekonstruksi Jalan Cadas–Sepatan dan Gardu–Tanah Merah

Dery20
By Dery20

POJOKNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara Tangerang. Langkah konkret tersebut ditandai dengan peninjauan langsung sekaligus pelaksanaan groundbreaking oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di dua titik lokasi strategis, yakni ruas Cadas–Sepatan–Jati dan Gardu–Tanah Merah, Rabu (29/7/2026).

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati Maesyal didampingi oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah, jajaran anggota DPRD Provinsi Banten dan DPRD Kabupaten Tangerang, serta unsur Forkopimcam dari Kecamatan Sepatan, Pakuhaji, dan Sukadiri.

Usai membuka kegiatan secara resmi, Bupati menyapa dan berdialog dengan warga sekitar yang menyambut antusias perbaikan jalan tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek rekonstruksi ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat terkait pemerataan infrastruktur dan percepatan mobilitas ekonomi.

“Alhamdulillah, hari ini kita meninjau dan memulai langsung perbaikan jalan yang sudah selesai proses tender lelangnya. Pengerjaan kita lakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, karena anggaran pemkab juga diimbangi untuk alokasi bidang prioritas lainnya seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi,” ujar Bupati Maesyal.

Berdasarkan data teknis DBMSDA Kabupaten Tangerang, kedua ruas jalan tersebut ditangani menggunakan konstruksi cor beton (rigid pavement) setebal 30 cm dengan mutu tinggi. Proyek ini ditargetkan berlangsung selama 150 hari kalender, terhitung sejak 27 Juli hingga 23 Desember 2026.

Penanganan difokuskan pada titik-titik kerusakan terberat di kedua wilayah:

  • Ruas Cadas – Sepatan – Jati: Dari total kerusakan sepanjang 3,43 km, pemerintah memprioritaskan betonisasi pada jalur sepanjang 2,225 km yang terbagi dalam tiga segmen pengerjaan.

  • Ruas Gardu – Tanah Merah: Dari total 4,25 km jalan rusak berat, perbaikan beton dilakukan sepanjang 2,63 km yang tersebar di empat segmen. Sementara sisa jalan yang belum tertangani diplot untuk diselesaikan pada anggaran berikutnya, paling lambat tahun 2027.

Mengingat perbaikan berfokus pada titik-titik kerusakan berat yang membutuhkan pembongkaran badan jalan, Bupati Maesyal menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan arus lalu lintas selama proses pengerjaan.

“Selama masa pengerjaan 150 hari ke depan, tentu lalu lintas akan sedikit terganggu karena ada spot-spot yang dibongkar. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan pengguna jalan di wilayah Sukadiri, Sepatan, Pakuhaji, Mauk, dan sekitarnya. Mohon doa dan dukungannya agar pengerjaan berjalan lancar,” tuturnya.

Dengan tuntasnya pengerjaan pada akhir Desember 2026 mendatang, infrastruktur jalan diharapkan dapat kembali digunakan dengan nyaman serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga di wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *