DBMSDA Kabupaten Tangerang Siapkan Perbaikan Permanen Jalan Cadas–Kukun, Gunakan Konstruksi Beton untuk Atasi Kerusakan Berulang

DBMSDA Kabupaten Tangerang Siapkan Perbaikan Permanen Jalan Cadas–Kukun, Gunakan Konstruksi Beton untuk Atasi Kerusakan Berulang

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kembali rusaknya ruas Jalan Cadas–Kukun yang menjadi salah satu jalur vital aktivitas warga dan distribusi barang di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, H. Iwan Firmansah E. S.Sos., S.T., M.Si, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya pemeliharaan berkala melalui metode tambal sulam (patching) menggunakan aspal hotmix. Namun, kondisi lalu lintas yang padat, terutama kendaraan berat bertonase tinggi, menyebabkan lapisan aspal kembali mengalami kerusakan dalam waktu relatif singkat.

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, kerusakan berulang pada ruas Jalan Cadas–Kukun dipengaruhi oleh tingginya volume kendaraan berat yang melintas setiap hari. Selain itu, tonase kendaraan yang melebihi kapasitas beban maksimal jalan kabupaten turut mempercepat penurunan kualitas konstruksi jalan.

“Jalan Cadas–Kukun merupakan urat nadi aktivitas masyarakat. Karena itu, kami mengambil langkah cepat sekaligus menyiapkan solusi permanen agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara menyeluruh,” ujar Iwan, Kamis (4/6/2026).

Sebagai langkah jangka pendek, DBMSDA telah melakukan penambalan ulang di sejumlah titik kerusakan guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan meminimalisasi risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua yang paling rentan terdampak kondisi jalan berlubang.

Sementara itu, untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui DBMSDA telah menyiapkan perbaikan permanen dengan metode pengecoran ulang menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement.

Iwan menjelaskan, metode tersebut dipilih karena dinilai lebih kuat dan memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap beban kendaraan berat dibandingkan konstruksi aspal konvensional.

“Metode patching hanya bersifat sementara sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan. Untuk solusi permanen, ruas Jalan Cadas–Kukun akan diperbaiki menggunakan konstruksi beton baru yang lebih kokoh dan mampu menahan beban lalu lintas berat dalam jangka panjang,” katanya.

DBMSDA berharap proses perbaikan permanen nantinya dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk mematuhi ketentuan tonase yang berlaku guna menjaga umur layanan infrastruktur jalan dan mengurangi potensi kerusakan di masa mendatang.

Dengan langkah cepat dan rencana perbaikan permanen tersebut, Pemkab Tangerang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

 

(Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *