Santri Remaja Tenggelam di Sungai Cidurian, Pencarian Masuki Hari Ketiga

Santri Remaja Tenggelam di Sungai Cidurian, Pencarian Masuki Hari Ketiga

Dery20
By Dery20

TANGERANG — Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang santri remaja berusia 15 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Cidurian, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Hingga Senin (22/12/2025), pencarian korban belum membuahkan hasil.

Korban diketahui berinisial HF, warga Kecamatan Cikupa. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di Kampung Renged, Desa Renged, Kecamatan Kresek.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban bersama temannya tengah mencuci jeroan kambing di Sungai Cidurian. Namun nahas, korban terpeleset dan tercebur ke sungai yang saat itu memiliki debit air tinggi dan arus deras.

“Saat itu saya dan HF sedang mencuci jeroan kambing di Sungai Cidurian. Tiba-tiba HF terpeleset dan langsung jatuh ke sungai. Arus air sangat deras karena debit sungai sedang tinggi, sehingga korban langsung terbawa arus. Saya langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” ujar saksi, teman korban.

Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkannya ke pihak kepolisian setempat serta BPBD Kabupaten Tangerang.

Menerima laporan tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang segera menerjunkan tim penyelamatan dari Pos Damkar Balaraja dan berkoordinasi dengan BASARNAS untuk melakukan operasi pencarian.

Hingga hari ketiga, pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang melibatkan BASARNAS, BPBD Kabupaten Tangerang, SAR MTA, Polairud, kepolisian, serta dibantu warga setempat. Namun derasnya arus sungai dan tingginya debit air masih menjadi kendala utama dalam proses penyisiran.

Pencarian korban telah diperluas hingga Bendungan Tersaba, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Hingga saat ini korban belum ditemukan dan operasi SAR masih terus dilanjutkan.

BPBD Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan menghindari aktivitas di sekitar sungai saat kondisi debit air meningkat.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *