TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, turun langsung memantau ketersediaan dan harga sejumlah komoditas pokok di Pasar Kelapa Dua, Selasa (3/3/2026), guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Intan didampingi Asisten Daerah II serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang. Ia menyebut, monitoring dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi stok serta fluktuasi harga bahan pangan di lapangan.

“Saya bersama Asisten II dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau langsung Pasar Kelapa Dua untuk melihat ketersediaan dan harga kebutuhan pangan sebelum menghadapi Idul Fitri,” ujar Intan.
Dari hasil pantauan, ditemukan kenaikan harga cukup signifikan pada sejumlah komoditas, terutama daging sapi, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Sementara itu, stok minyak goreng dilaporkan terbatas.
“Saat ini ada kenaikan signifikan pada daging sapi, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Minyak goreng juga agak sulit didapat,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut Intan, akan terus melakukan monitoring intensif hingga mendekati hari raya. Selain itu, pengawasan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan juga akan diperkuat guna memastikan produk pangan yang beredar layak dan aman dikonsumsi masyarakat.
“Kita akan terus memantau stok dan harga. Bersama BPOM, kami juga melakukan uji kelayakan makanan agar masyarakat mendapatkan kebutuhan yang aman dan layak konsumsi,” katanya.
Ia menambahkan, hasil temuan di lapangan akan dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait untuk merumuskan langkah preventif menjaga stabilitas harga dan pasokan. Pemkab Tangerang, menurutnya, tengah menyiapkan opsi subsidi minyak goreng serta menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang Lebaran.
Terkait lonjakan harga daging sapi, Intan berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah strategis guna menekan harga di pasaran.
“Kami berharap ada langkah proaktif dari pemerintah pusat agar harga daging sapi bisa ditekan. Mudah-mudahan ada kebijakan sehingga harga tidak lebih dari Rp160.000 per kilogram,” ujarnya.
(Sand)


