TANGERANG — Persita Tangerang dipaksa bertekuk lutut di rumah sendiri setelah takluk 0-1 dari Dewa United pada pekan ke-23 BRI Super League, Kamis (26/2) malam WIB. Bermain di Indomilk Arena, Pendekar Cisadane gagal menjaga marwah kandang dan harus merelakan tiga poin dibawa pulang tim tamu.
Sejak awal laga, Persita sebenarnya tampil menekan. Eber Bessa membuka ancaman pada menit ke-7, disusul peluang Mario Jardel di menit ke-14. Namun rapuhnya penyelesaian akhir membuat semua peluang itu hanya menjadi catatan statistik.
Petaka datang pada menit ke-34. Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya, menusuk dari lini tengah, melewati kawalan, lalu melepaskan sepakan terukur yang bersarang mulus ke gawang Persita. Gol tunggal itu membungkam stadion dan menjadi pembeda hingga turun minum.
Babak kedua berlangsung panas. Persita menambah amunisi dengan memasukkan Muhammad Toha dan Ahmad Nur Hardianto. Aleksa Andrejic serta Dejan Racic ikut diterjunkan demi membongkar pertahanan lawan. Tekanan demi tekanan digelontorkan, namun solidnya lini belakang Dewa United membuat semua upaya tuan rumah mentah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah. Persita harus menerima kenyataan pahit: tumbang di kandang sendiri tanpa mampu membalas satu gol pun.
Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Dewa United. Mereka kini mengoleksi 33 poin di posisi kesembilan, hanya terpaut dua angka dari Persita yang tertahan di peringkat keenam dengan 35 poin. Persaingan papan tengah pun makin memanas.


