Nonce Thendean Gelar Reses di Desa Dukuh, Warga Sambut Hangat dan Sampaikan Aspirasi

Nonce Thendean Gelar Reses di Desa Dukuh, Warga Sambut Hangat dan Sampaikan Aspirasi

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Demokrat, Nonce Thendean, S.H., melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2025–2026 di Perumahan Cikupa Permai, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/02/2026).

Bertempat di Balai Warga RT 27 RW 06 Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme warga. Reses kali ini juga menjadi momentum istimewa karena sekaligus dirangkaikan dengan peresmian Balai Warga Perumahan Cikupa Permai, yang kini dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat.

Balai warga yang diresmikan menjadi simbol tumbuhnya semangat gotong royong dan kebersamaan warga perumahan. Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk musyawarah, kegiatan keagamaan, hingga agenda sosial lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh lingkungan dan perwakilan masyarakat, di antaranya Ketua RT 27 Ridwan, Ketua RT 29 Imam, Ketua RW Kosiwah, Ketua RT 24 Erik, Ketua RT 30 Sumarno, serta unsur Karang Taruna Desa Dukuh yang ikut mendampingi jalannya reses.

Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi penting, terutama terkait pembangunan lingkungan perumahan. Beberapa kebutuhan utama yang disampaikan warga meliputi:

• Perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan lingkungan.

• Pengadaan sarana dan prasarana olahraga.

• Dukungan untuk kegiatan majelis taklim warga.

•Pembangunan turap sebagai penguatan wilayah rawan.

• Rencana pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) untuk berbagai event warga.

Warga menilai pembangunan yang selama ini berjalan di lingkungan mereka tidak lepas dari peran dan perhatian langsung Nonce Thendean.

Reses sendiri merupakan bagian dari kewajiban anggota DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Dalam ketentuan tersebut, khususnya Pasal 161 huruf i, ditegaskan bahwa anggota DPRD Kabupaten/Kota wajib menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala.

Nonce Thendean menegaskan bahwa reses merupakan ruang penting untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar tersampaikan dan diperjuangkan.

“Reses ini bukan hanya agenda formal DPRD, tetapi kesempatan bagi saya untuk mendengar langsung kebutuhan warga. Apa yang menjadi prioritas masyarakat, seperti jalan lingkungan, sarana olahraga, hingga gedung serbaguna, akan saya kawal agar bisa masuk dalam program pembangunan daerah,” ujar Nonce.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas umum di lingkungan perumahan merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas hidup warga.

“Balai warga ini harus menjadi pusat kebersamaan. Saya ingin fasilitas seperti ini benar-benar bermanfaat, menjadi tempat berkegiatan, bermusyawarah, dan mempererat silaturahmi masyarakat,” tambahnya.

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Nonce Thendean juga menunjukkan perhatian sosialnya kepada masyarakat dengan memberikan bantuan minyak goreng kepada para warga yang hadir.

Bantuan tersebut disambut hangat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata bagi kebutuhan rumah tangga warga, khususnya dalam menyambut bulan penuh berkah.

“Kita ingin Ramadan ini disambut dengan rasa tenang dan bahagia. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi bagian dari semangat berbagi,” ungkap Nonce.

Ketua RT setempat, Yono, menyampaikan apresiasi atas pola komunikasi dan respons cepat yang diberikan oleh Nonce Thendean dalam menampung aspirasi masyarakat.

“Kalau dewan lain pembangunan harus melalui proposal, kalau Ibu Dewan Nonce dipermudah. Lewat WhatsApp langsung di-acc,” ujar RT Yono.

Pernyataan tersebut disambut anggukan dan senyum warga yang hadir, menandakan kedekatan yang terbangun antara wakil rakyat dan masyarakat di lapangan.

Kegiatan reses berlangsung dengan penuh keakraban. Warga menyambut hangat kehadiran Nonce Thendean dan berharap berbagai aspirasi yang disampaikan dapat segera direalisasikan melalui program pembangunan Kabupaten Tangerang.

Nonce pun menutup kegiatan dengan menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat.

“Saya akan terus berupaya menjadi jembatan antara warga dan pemerintah daerah. Karena pembangunan yang baik adalah pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

 

(Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *