TANGERANG – Warga Kampung Tanjung, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita berinisial N (38) di dalam rumah kontrakannya, Kamis (8/10/2026). Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk setelah diduga meninggal beberapa hari sebelumnya.
Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan rekan kerjanya karena korban tidak masuk kerja selama tiga hari tanpa memberikan kabar.
“Saksi kemudian mendatangi kontrakan korban. Saat pintu diketuk tidak ada respons, sementara pintu masih dalam keadaan terkunci. Saksi juga mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar kontrakan,” ujar AKP Humaedi, Sabtu (10/10/2026).
Karena merasa ada yang tidak beres, saksi sempat menanyakan keberadaan korban kepada para penghuni kontrakan di sekitar lokasi. Namun, tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan wanita asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung tersebut.
Saksi kemudian mengintip ke dalam rumah melalui ventilasi udara dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Polsek Pasar Kemis.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Pasar Kemis bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang dan tim medis RSUD Balaraja segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Hasil pemeriksaan di TKP menunjukkan korban ditemukan dalam posisi telungkup di samping tempat tidur dan telah mengalami proses pembusukan,” kata Humaedi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, barang-barang berharga milik korban, termasuk sepeda motor dan telepon genggam, masih berada di lokasi sehingga dugaan tindak pidana belum dapat disimpulkan.
“Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian korban,” jelasnya.
Saat ini, kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut sembari menunggu hasil pemeriksaan medis. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
(Shan)


