Wabup Tangerang Canangkan INOVASI TERPA GANTUNG, Perkuat Intervensi Terpadu Cegah Stunting

Wabup Tangerang Canangkan INOVASI TERPA GANTUNG, Perkuat Intervensi Terpadu Cegah Stunting

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) sebagai langkah memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui pendekatan yang lebih kolaboratif, efektif, dan terpadu.

Pencanangan tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan Balita Kita Sehat di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/8/2026). Program ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendeteksi dan menangani anak-anak yang berisiko mengalami stunting secara lebih cepat dan tepat.

“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif, dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai dengan melibatkan lebih banyak pihak serta berbagai sektor,” ujar Intan.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat.

Ia menegaskan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan tinggi dan berat badan anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak, tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh terhadap tumbuh kembang dan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tegasnya.

Wabup Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi percontohan dalam pelaksanaan intervensi terpadu pencegahan stunting. Untuk itu, ia mengajak pemerintah desa, kecamatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, hingga seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat koordinasi dan memperbarui data ibu serta anak secara berkala agar setiap intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

“Data mengenai kondisi ibu dan anak harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Intan juga memberikan apresiasi kepada kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, para kader memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan program-program kesehatan pemerintah.

Ia pun menekankan bahwa pencanangan INOVASI TERPA GANTUNG harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pencanangan ini harus menjadi awal gerakan bersama yang terus dijalankan secara konsisten. Menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tangerang juga menyerahkan bantuan telur secara simbolis kepada keluarga sasaran serta meninjau langsung pelaksanaan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.

 

(Sandhy)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *