Perkuat Transparansi, Kemendikdasmen dan LKPP Resmi Jalin Komitmen SLA Pengadaan Digital

Dery20
By Dery20

POJOKNUSANTARA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) resmi menandatangani Service Level Agreement (SLA) untuk memperkuat tata kelola Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan guna memenuhi standar layanan pengadaan nasional sekaligus mendorong transformasi digital pengadaan barang dan jasa pemerintah yang transparan, andal, dan akuntabel.

Melalui perjanjian ini, kedua lembaga menyepakati ruang lingkup kerja sama yang meliputi pembagian batasan kewenangan dan kewajiban antara Penyelenggara LPSE dan LKPP dalam pengoperasian Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Selain itu, SLA ini juga mengatur skema dukungan teknis, penanganan kendala sistem, serta peningkatan kapasitas pengelolaan layanan bagi pengguna SPSE.

Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendikdasmen, Herdiana, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai pemenuhan dokumen standar layanan yang mengacu pada Keputusan Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP Nomor 153 Tahun 2022.

“SPSE telah ditetapkan sebagai aplikasi umum pengadaan nasional. Dengan adanya SLA ini, kami berharap dapat meningkatkan integritas dan memberikan pelayanan yang lebih prima di lingkungan Kemendikdasmen,” ujar Herdiana dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Patria Susantosa, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan kesepakatan ini agar pelayanan publik tetap menjaga kualitas standar yang sama, siapapun penyedianya.

“SLA ini adalah komitmen nyata untuk memberikan layanan sesuai standar. Ini bukan sekadar tumpukan kertas administrasi, melainkan pedoman bersama untuk menjalankan layanan digital yang andal demi membangun kepercayaan publik,” tegas Patria.

Dalam kesempatan tersebut, LKPP juga memberikan apresiasi terhadap langkah inovatif Kemendikdasmen yang sebelumnya telah sukses meluncurkan platform digital pengadaan seperti SIPLah dan Sirenbaja dalam mendukung ekosistem digital pengadaan yang bersih.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *