Perbaikan Permanen Jalan Pasar Kemis–Rajeg Usai Ramadhan, Anggaran Rp26,61 Miliar Disiapkan

Perbaikan Permanen Jalan Pasar Kemis–Rajeg Usai Ramadhan, Anggaran Rp26,61 Miliar Disiapkan

Dery20
By Dery20

TANGERANG – Kerusakan parah yang terjadi di sepanjang Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg akhirnya mendapat kepastian penanganan. Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan akan melakukan perbaikan permanen pada ruas jalan tersebut setelah Ramadhan 1447 H/2026 M.

Perbaikan ini mencakup jalan sepanjang 3,3 kilometer dengan anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp26,61 miliar.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program RPJMD 2026. Tahun ini, terdapat 219 titik jalan kewenangan Pemkab Tangerang yang masuk dalam agenda perbaikan.

“Berdasarkan program RPJMD, di tahun 2026 ini memang terdapat 219 titik jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang akan dilakukan perbaikan,” ujar Iwan, Rabu (18/2/2026).

Selain Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, sejumlah ruas lainnya juga akan diperbaiki, di antaranya:

Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan

Jalan Raya Cikupa–Pasar Kemis

Meski perbaikan permanen baru dimulai pasca-Ramadhan, Iwan menegaskan bahwa pemeliharaan rutin sebenarnya sudah berjalan sejak Januari hingga awal Februari 2026.

“Perawatan jalan sudah dilakukan sejak Januari dan awal Februari, namun untuk perbaikan permanen memang baru akan dilakukan pasca-Ramadhan nanti,” jelasnya.

Sementara itu, ruas Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan saat ini sudah memasuki proses lelang dan direncanakan mulai diperbaiki setelah Ramadhan dengan anggaran sekitar Rp30 miliar.

“Untuk Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan sudah dalam proses lelang saat ini,” ucapnya.

Iwan juga menjelaskan bahwa tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir turut memperparah kondisi jalan, bahkan terjadi di berbagai wilayah Jabodetabek dan Banten.

“Ketika curah hujan tinggi banyak jalan mengalami kerusakan, bahkan daerah DKI juga permasalahan jalan pasca-banjir ini sangat krusial,” tuturnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, DBMSDA akan memasang rambu-rambu dan informasi di lokasi pekerjaan. Masyarakat diimbau bersabar karena pengerjaan jalan berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kita akan membuat perambuan terhadap pelaksanaan pekerjaan ini. Masyarakat akan melihat bahwa kita sedang melakukan pekerjaan itu,” tandasnya.

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *