Kades Matagara Disemprot Netizen !!! Camat Tigaraksa Turun Janjikan Rumah Nenek Mursani Segera Dibedah

Kades Matagara Disemprot Netizen !!! Camat Tigaraksa Turun Janjikan Rumah Nenek Mursani Segera Dibedah

Dery20
By Dery20

Tangerang – Menanggapi viral nya kondisi memprihatinkan rumah Mursani, seorang nenek berusia 75 tahun, pihak Kecamatan Tigaraksa langsung turun meninjau keadaan rumah yang ditinggali nenek beserta satu orang cucu perempuannya tersebut, tepatnya di Kampung Matagara RT 002 RW 002, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (17/02/2026).

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, melihat secara langsung betapa memprihatinkan kondisi rumah tersebut. Ditemani sejumlah pegawai pemerintahan Kecamatan Tigaraksa, ia menelusuri bagian-bagian rumah yang dalam kondisi tidak layak huni itu.

Setelah menyaksikan langsung, Cucu pun akhirnya menegaskan bahwa rumah nenek Mursani memang sangat memerlukan bantuan, maka dari itu akan mulai segera dibangun dalam minggu-minggu ini.

“Insya Allah untuk minggu-minggu ini, rumah bu Mursani akan dibangun segera, ” ucap Cucu usai meninjau rumah nenek Mursani,

Dirinya menuturkan, bahwa hari ini merupakan hari batas akhir verifikasi dan validasi (verval) data Desil 1 hingga Desil 4 di Kecamatan Tigaraksa. Sehingga terkait kondisi rumah nenek Mursani ini akan kita proses untuk dibangun.

Sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang lanjutnya, rumah yang akan dibangun nantinya memiliki spesifikasi standar luas 6×6 meter yang dilengkapi dengan fasilitas sanitasi dan MCK yang layak.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, data divalidasi ulang melalui verval lapangan agar tepat sasaran. Tahun ini insyaallah kita intervensi sebanyak 49 unit melalui kolaborasi anggaran APBD, baik dari Perkim, pihak Kecamatan, maupun bantuan dari Baznas,” jelasnya.

Uniknya, dalam momen peninjauan rumah nenek Mursani oleh pihak Kecamatan Tigaraksa, terlihat sosok Kepala Desa Matagara, Edo, yang ternyata ikut nimbrung melakukan peninjauan.

Padahal dalam beberapa kali kesempatan, awak media berusaha mengkonfirmasi kepadanya persoalan kondisi rumah nenek Mursani ini, namun tidak mendapat jawaban sedikitpun.

Hal ini tentu akhirnya menimbulkan pertanyaan apa yang sebenarnya terjadi. Apakah kondisi rumah nenek Mursani ini memang sudah diketahui oleh pihak pemerintah Desa namun diabaikan, atau justru pemerintah Desa sendiri tidak mengetahui sama sekali penderitaan nenek Mursani dan cucunya tersebut.

Tetapi yang jelas, opini publik pun bergeser dan mempertanyakan peran aparat Desa Matagara, yang seharusnya sigap dalam menyikapi dan menjadi garda terdepan segala permasalahan yang terjadi di masyarakatnya.

Hal ini dapat dilihat, dari berbagai komentar di video unggahan yang memperlihatkan kondisi rumah nenek Mursani, yang diunggah sehari sebelum kedatangan Pemerintah Kecamatan Tigaraksa ke lokasi.

“Aparat desa nya kemana itu, biasanya RT RW dl yang liat kondisi warga br lapor ke kep desa” ungkap salah satu komentar di unggahan tersebut.

“Aparat desa nya sibuk mengumpulkan kemewahan, RT, RW, Jaro sibuk menggemukan kantong” timpal akun @N***

“Bukan g keliatan sama pegawa desanya. tpi emng g mau bantu” tulis akun lain.

Sementara itu berdasarkan data yang disampaikan pihak Kecamatan Tigaraksa, total setidaknya 320 rumah yang menjadi target intervensi. Dimana untuk tahun ini sendiri dijadwalkan 49 unit rumah menjadi prioritas.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *