Pertanian Modern Dongkrak Ekonomi Desa, Bupati Tangerang Panen Melon Hidroponik

Pertanian Modern Dongkrak Ekonomi Desa, Bupati Tangerang Panen Melon Hidroponik

Dery20
By Dery20

Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan panen melon hidroponik sekaligus meresmikan Sentra Melon Hidroponik Terpadu Milenial Hydrofarm di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/1/2026).

Sentra pertanian berbasis teknologi ini merupakan inisiatif warga setempat yang berhasil membudidayakan melon secara hidroponik dengan masa tanam hingga panen hanya dalam waktu dua bulan. Program tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha baru bernilai ekonomi tinggi serta mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian modern.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi inovasi pertanian yang digagas masyarakat Desa Curug Wetan. Menurutnya, pertanian modern berbasis teknologi merupakan solusi strategis untuk menjawab tantangan ketahanan pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Pertanian modern seperti hidroponik ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan lingkungan dan penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi generasi milenial,” ujar Maesyal Rasyid.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong agar inovasi pertanian berbasis teknologi dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan kemandirian pangan daerah.

Sementara itu, Ade Putra, Petani Milenial sekaligus penggagas Milenial Hydrofarm, mengungkapkan bahwa budidaya melon hidroponik ini berangkat dari keinginan anak muda desa untuk membuktikan bahwa sektor pertanian memiliki prospek cerah jika dikelola dengan pendekatan modern.

“Kami ingin membuktikan bahwa bertani itu bisa modern, cepat panen, dan bernilai ekonomi tinggi. Dengan sistem hidroponik, kami bisa mengontrol kualitas tanaman dan hasil panen lebih maksimal, bahkan hanya dalam dua bulan sudah bisa dipanen,” kata Ade.

Ia berharap kehadiran Sentra Melon Hidroponik Terpadu ini dapat menjadi pusat edukasi dan inspirasi bagi generasi muda desa lainnya agar tidak ragu terjun ke dunia pertanian.

“Harapan kami, sentra ini bukan hanya tempat produksi, tapi juga menjadi ruang belajar bagi petani muda dan masyarakat sekitar untuk mengembangkan pertanian berkelanjutan,” tambahnya.

Peresmian Sentra Melon Hidroponik Terpadu Milenial Hydrofarm ini menjadi salah satu contoh kolaborasi positif antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendorong inovasi pertanian, peningkatan ekonomi desa, serta penciptaan lapangan kerja berbasis teknologi.

 

(Sandhy)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *