POJOKNUSANTARA – Suasana khidmat menyelimuti Aula Kampus Institut Bisnis dan Teknologi Digital Putra Perdana Indonesia (Institut PPI) di Griya Harsa II, Jl. Citra Raya Utama Barat No.29, Cikupa, pada Minggu (15/2). Dr. H. Juanda, S.E., S.H., M.M. secara resmi dilantik sebagai Rektor Institut PPI periode 2026–2030, menandai transisi besar lembaga dari bentuk Sekolah Tinggi menjadi Institut.
Dalam pidato pelantikannya, Dr. H. Juanda yang juga merupakan salah satu tokoh kunci pendiri lembaga ini pada tahun 2001, menyampaikan refleksi mendalam mengenai perjalanan 25 tahun institusi tersebut.
Dimulai dari puluhan mahasiswa di awal berdiri, Dr. H. Juanda memaparkan bahwa kini institusi telah berkembang pesat dengan ribuan mahasiswa aktif dan lebih dari 3.000 alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis.
“Lulusan kita telah berkiprah luas, mulai dari instansi Pemerintahan, TNI/Polri, PNS, hingga perusahaan swasta nasional dan internasional. Bahkan, banyak alumni kita yang menjadi konsultan dan anggota dewan,” ujar Dr. H. Juanda dengan bangga.
Beliau juga menyoroti relevansi lulusan saat ini, di mana mahasiswa Akuntansi IPPI kini banyak terserap dalam program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai tenaga akuntan dan proses pengangkatan ASN.
Menanggapi amanat dari Ketua Yayasan, Dr. H. Juanda menegaskan bahwa status “Institut” hanyalah terminal antara menuju target yang lebih besar, yaitu menjadi Universitas.
“Tantangan kita tidak hanya memajukan lembaga di tingkat kabupaten atau nasional, tetapi juga mencapai tingkat internasional agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi global. Kami sedang menyiapkan diri. Begitu moratorium pembukaan Fakultas Hukum dibuka, IPPI akan segera mengajukan program Ilmu Hukum dan bertransformasi menjadi Universitas,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret pasca turunnya SK perubahan status pada 30 Desember 2025 lalu, Dr. H. Juanda mengumumkan penguatan struktur organisasi yang mencakup Rektorat Bidang Akademik serta Bidang Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Keuangan.
Untuk tahun akademik 2026, Institut PPI kini resmi membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru di dua fakultas utama:
-
Fakultas Bisnis: Jurusan Akuntansi dan Manajemen.
-
Fakultas Sains dan Teknologi: Jurusan Ilmu Komputer (dengan rencana menyusul Jurusan Sistem Informasi).
Menutup pidatonya, Dr. H. Juanda memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh staf dan dosen yang telah berjuang selama dua tahun terakhir untuk mewujudkan perubahan status ini.
“Terima kasih atas segala dukungan tenaga, moral, maupun materi. Ini adalah bagian dari sejarah. Saya berharap seluruh dosen dan staf untuk terus maju dan berkembang bersama Institut PPI,” pungkasnya.
(Der/San)


